Postingan

Logika Rasa Dalam Lingkar Sosial

Gambar
Tidak dapat kita pungkiri,  era digital saat ini, memudahkan kita memiliki ratusan "teman" di media sosial. Ikut sebuah kumpul-kumpul lalu saling tukar akun sosmed, follow dan jadi teman. Semudah klik tapi tidak sepenuhnya klik.. Ups, maksudnya... Gini- gini...  Kita seolah tahu siapa mereka hanya dari postingan yang seliweran di media sosial bukan. Kita tahu apa yang mereka makan siang ini,  kita tahu ke mana mereka berlibur,  bahkan kita juga bisa tahu opini mereka tentang isu terhangat.  Namun, pernahkah kamu mendapati diri kamu sendiri berada di tengah keramaian terasa sepi ? atau kamu sedang menatap layar ponsel yang penuh notifikasi,  lalu tiba-tiba tertegun dan bertanya: apa ini? “Dari semua orang ini, siapa yang benar-benar teman saya?” No.. no... jangan buru-buru membaca pertanyaan tersebut dengan nada sinis..  Saya menulis ini juga sebagai sebuah refleksi diri, saat saya galau gundah gulana, patah hati dan menangis merutuki ini.  Setelah...

Sinyal : Kamu sedang jatuh Cinta atau Sedang Candu ?

Gambar
 Sebelum menuliskan Pov saya,... mari Kita simak lagu ini dulu... Sinyal-sinyal darimu tak jelas Atau mungkin aku kurang cerdas Kadang rasanya seperti Tak ada batas antara kita Kadang seolah tak saling kenal Hmm.... bukan -bukan gak cerdas loh, tapi bisa jadi itu adalah boundaries yang dibangun.. Kita tidak pernah tahu bukan..  Lagu, "Sinyal" , berhasil memotret fenomena yang sangat manusiawi: "rasa lelah karena harus menebak-nebak posisi kita di hati seseorang". Eh tunggu dulu, kalau kita bedah lebih dalam menggunakan teori Interaksionisme Simbolik , lagu ini sebenarnya bukan sekadar tentang cinta bertepuk sebelah tangan. I ni adalah tentang bagaimana kita tersesat dalam simbol yang kita ciptakan sendiri... kita masuk dalam labirin sinyal yang kita buat sendiri. Seperti labirin kita keliling-keliling namun tak menemukan ujungnya.. ah sudah terbayangkan betapa lelahnya itu... Pahamkan, ilustrasi diatas... lelah, dan memilih menyerah... ah tentu capek, menebak apa ...