Pagi hari, ditemani pisang goreng dan secangkir air putih hangat.
Tetiba tergelitik ingin menulis kata orang...
Setelah ritual masak sarapan akhirnya duduk tenang depan laptop (aktivitas yang semingguan ini cukup saya lupakan, emg bisa kamu gak depan laptop? bisaaaa karena emang diharuskan istirahat). Ah sudahlah lupakan drama sakit yang melelahkan ini.
Kata orang "aku ekstrovert" ... "aku gak percaya kamu introvert" beberapa kali orang yg cukup dekat mengatakan seperti itu...
Tapi ada juga yang mengatakan "gak biasanya kamu seperti ini, biasanya kamu cenderung diam, tidak bersuara, ada apakah?"
Atau, tumben kamu speak up, biasanya asik dipojokan saja mengamati... "
Berangkat dari kata orang, saya mencoba mengenali ekstrovert itu apa? ciri-cirinya seperti apa?
Bermodalkan prompt saya bertanya pada ChatGpt dan Gemini.AI "Ekstrovert dan Introvert"
Jawabannya kayak gini
Ekstrovert dan Introvert berkembang melalui konsep dari Carl Jung. Ekstrovert dan Introvert bukan seperti hitam dan putih namun kontinum. Setiap individu pasti memiliki dua unsur ini namun yang dominan yang mana.
Dari jawaban ChatGpt, belum bisa menjelaskan ya apa itu ekstrovert dan introvert dan saya masih keukuh menganggap saya introvert hahahha...
Jadi, ekstrovert adalah unsur individu yang mengarahkan energi psikisnya ke dunia luar. Atau kayak gini, ekstrovert meripakan individu yang berorientasi ke dunia luar (objektif) dan mendapatkan energi atau gairah psikisnya dari interaksi sosial dan lingkungan eksternal yang kaya stimulus. Bagi mereka, berkumpul, berdiskusi, atau melakukan aktivitas bersama orang lain adalah cara untuk "mengisi ulang" energi mereka.
Karakteristik Umum:
Sumber Energi: Mendapatkan energi dari interaksi sosial, keramaian, dan aktivitas kelompok.
Sosialitas: Menyukai bersosialisasi dan bertemu banyak orang baru. Cenderung memiliki lingkaran pertemanan yang luas.
Gaya Berbicara: Seringkali menjadi pembicara yang antusias dan ekspresif. Mereka cenderung berpikir sambil berbicara (memproses ide secara verbal).
Aksi: Lebih suka bertindak atau mencoba hal baru secara spontan, kadang impulsif, sebelum memikirkan segala risikonya.
Adaptasi: Mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan perubahan.
Perasaan: Cenderung menunjukkan emosi secara terbuka dan ekspresif.
Aktivitas: Senang dengan tingkat aktivitas yang tinggi dan mudah bosan dalam kesendirian atau situasi yang terlalu tenang.
Hmm.... saya coba merenungi, apakah karakteristik umum ekstrovert ada pada saya... hihihi... kekeuh yak, ..
Pertama, sumber energi, saya lebih nyaman sendiri, dipojokan. Tiap kali pertemuan offline, cari saja saya dipojokan, depannya laptop dan buku penuh coretan (saya akan asik dengan pikiran saya sendiri (berinteraksi dengan asisten yang ada di otak, menginterpretasi apa yang disampaikan oleh narasumber dan membuat meeting sendiri dalam otak).
Kedua sosialitas : dulu saya sempat senang bertemu dengan orang baru, karena akan menemukan banyak hal baru, tapi ternyata konsekuensinya, saya akan terjebak dalam topeng yang mereka pakai, saya lelah untuk memilah, menscreening topeng itu... Sekarang hempaskan drama.
ketiga, gaya berbicara... hmm, saat jadi narasumber pasti donk tuntutan tanggung jawab profesional memberikan ekspresi saat menyampaikan materi.
keempat, aksi... hmm iya siy sering impulsif sampai seorang mengingatkan. Setelah itu lebih menjaga segala sesuatunya.. hahahhaha makasih makasih... Tapi, tetap siy suka hal baru, dan kadang masih spontan.
kelima, adaptasi ... hmm lumayan lah ya...
Keenam, perasaan... dipilah pilah sebelum menunjukkan perasaan, takut jadi boomerang.
Ketujuh, tentu saja lebih senang sendiri dan gegoleran daripada keramaian.
Next, sekarang...
Definisi: Introvert adalah individu yang berorientasi ke dunia dalam (subjektif) dan mendapatkan energi atau gairah psikisnya dari waktu sendirian, refleksi, dan aktivitas pribadi yang tenang. Bagi mereka, interaksi sosial yang berlebihan dapat menguras energi, sehingga mereka perlu menyendiri untuk "mengisi ulang" baterai mereka.
Karakteristik Umum:
Sumber Energi: Mendapatkan energi dari waktu sendiri, merenung, atau melakukan aktivitas yang tenang dan mendalam. Cepat merasa lelah dalam keramaian sosial yang besar.
Sosialitas: Lebih suka memiliki sedikit teman dekat (kualitas pertemanan lebih penting daripada kuantitas).
Gaya Berbicara: Cenderung menjadi pendengar yang baik. Mereka membutuhkan waktu untuk merenungkan dan memproses ide sebelum berbicara atau memberikan pendapat.
Aksi: Cenderung hati-hati dan suka merencanakan atau memikirkan konsekuensi sebelum bertindak.
Adaptasi: Mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru atau memulai percakapan dengan orang asing.
Perasaan: Cenderung lebih tertutup dalam mengungkapkan emosi, tidak suka menjadi pusat perhatian.
Aktivitas: Menyukai pekerjaan yang fokus, mandiri, dan lingkungan yang minim stimulus (tenang)
Komentar
Posting Komentar